Tahun Baru untuk Para Jones

Futurama Fry

Bisa ditebak, malem ini dari kampung, desa, kota, jalanan, pasti rame banget. Jalanan akan tertutup oleh lautan manusia dan kendaraan yang terparkir dimana-mana. Yang tentunya, kita tidak akan menemukan tengah malam yang sunyi senyap seperti biasa. Penyebabnya hanya satu, yaitu TAHUN BARU!! *suara terompe

Well, Indonesia lebih tepatnya masyarakat Indonesia selalu identik dengan hal-hal euforia. Dari sepak bola hingga tarian, dan sekarang tahun baru. Sebenarnya, tradisi merayakan tahun baru di Indonesia sudah berlangsung sejak lama. Namun, semakin majunya zaman, semakin meriah saja perayaan tahun baru di Indonesia. Seakan-akan, semua masalah di tahun sebelumnya akan hilang dengan adanya tahun baru.

Sebenarnya, asal muasal tahun baru itu dari mana sih? Tahun baru pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45 SM (sebelum masehi). Saat ini Julius Caesar dinobatkan menjadi Kaisar Roma dan memutuskan untuk menganti sistem penanggalan dengan mengikuti revolusi matahari.

Tidak bersikap apatis dengan meriahnya perayaan tahun baru yang dilakukan masyarakat Indonesia pada umunya. Namun, apakah tidak ada hal yang lebih bermanfaat ketimbang berfoya-foya menyambut datangnya tahun masehi yang baru? Tahukah kalian, perayaan tahun baru setiap tahunnya selalu menyisakan segunung sampah yang pada akhirnya membuat kota menimbun lebih banyak sampah. Selain itu, polusi suara yang di sebabkan oleh petasan, kembang api, dan terompet. Energi listrik yang dihabiskan dalam semalam mungkin dapat digunakan untuk menerangi daerah pelosok sana. Dan kerugian lainnya, dalam segi norma dan religi.

Meskipun perayaan Tahun Baru memberikan banyak profit bagi perusahaan dan para wiraswasta. Tetap saja, kerugiannya tidak bisa ditutupi dengan keuntungan. Karena kerugian yang disebabkan , tanpa kita sadari bersifat jangka panjang. Dimana, dampaknya akan terus ada hingga waktu yang cukup lama, dan dalam jangka waktu itu, masyarakatakan tetap merayakan Tahun Baru setiap tahunnya. Bisa dibayangkan, berapa kerugian yang akan kita dapat dari kesenangan yang kita rasakan dalam semalam?

Lalu berbicara tentang makna Tahun Baru, Tahun baru identik dengan menyongsong hal yang baru, dengan bergantinya tahun, diharapkan kita bisa menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya. Dan diharapkan, Indonesia bisa menjadi lebih maju dan sejahtera.

Lalu, apa yang kita lakukan setelah beberapa tahun melewati tahun baru? Apakah ada hal-hal yang berubah di diri kita? Apakah kita menjadi lebih baik atau sebaliknya? Nah, kebanyakan, muda-mudi Indonesia melewati tahun baru tanpa memahami maknanya. Alasan mereka merayakan tahun baru tidak lain hanya sekedar euforia atau agar disebut gaul dan sebagainya.

Daripada sekedar foya-foya, menghamburkan tenaga, uang, sumber daya, dan lainnya, lebih baik kita renungkan dulu, hal-hal apa saja yang telah kita perbuat di tahun 2013 ini, dan hal apa yang kita harus perbuat di tahun 2014. Kita pilih hal-hal baik yang harus kita lakukan setahun kedepan, tambahkan juga cita-cita sebagai titik fokus, lalu buang hal hal jelek yang kita lakukan di tahun lalu. Dengan begitu, kita akan menjadi lebih baik, dan tentunya Tahun Baru akan lebih bermakna.🙂

TAHUN BARU JONES

Well, sebenarnya, aku juga termasuk yang belum dapat meresapi acara pergantian tahun ini. Karena, apa yang aku rasakan pada tanggal 31 Desember dengan 1 Januari itu sama sekali tidak berbeda. Kecuali, jika pada tanggal 1 Januari turun salju di Indonesia, itu bisa menjadi sesuatu perubahan yang cukup ekstrem. Masalahnya, tidak terjadi apa-apa di Indonesia, maupun di diriku sendiri. Harapan-harapan tahun lalu yang sudah aku rancang terbang entah kemana, dan tidak membuahkan hasil yang memuaskan pula.

Setidaknya, aku merasa cukup bertambah dewasa dari tahun-ketahun. Tapi itu karena secara fisik maupun psikis, memang bertambah dewasa dari tahun ketahun. Bukan langsung karena “Tahun Baru”. Jadi, cukup bingung juga, apa yang harus aku jawab saat ditanya pertanyaan “Tahun baru kemana?” Dan pada akhirnya, aku mengorbankan diriku dengan bilang “mau melakukan ritual jones…” hahaha.. xD

“Ritual Jones” itu apa lagi kalau bukan hal yang aku lakukan sekarang? Duduk manis di depan layar dan jari tangan sibuk menari-nari di atas keyboard. Entah kenapa, aku lagi suka banget mendeklarasikan diriku sebagai Jones, mungkin karena lucu kedengaranya. Jones itu seperti percampuran antara forever alone dan gagal Move On. Hahaha.. Fyi, forever alone is one of my favorite meme, So, forever alone, jjang!!

Dan berbeda dengan malam-malam sebelumnya, yang biasanya selalu berakhir dengan tidur cepat karena terlalu capek di siang harinya. Malam ini, aku punya target untuk menyelesaikan “beberapa” tugas yang harusnya sudah selesai tapi nggak selesai-selesai. Yah, salahku juga sih, jadi aku siap terima resiko lembur tugas.

Kembali menyangkut tahun baru untuk menjadi yang lebih baik. Karena sudah terlanjur nulis di blog juga, di tahun ini aku pengen bisa nulis dalam bahasa Inggris dengan baik dan semakin baik. Seorang kakak tingkat pernah bilang, “when you hear, you can speak. When you read, you can write” So, tahap pertama adalah dengan membiasakan diri baca buku tebel bahasa Inggris. Cukup telat sih, tapi lebih bak telat daripada tidak sama sekali, betul? Dan sekarang, aku lagi on going baca buku novel anak-anak *hiks Amber Brown karya Paula Danziger. I’m not gonna take back my saying about “I became mature year by year” just because I read children book now. I can’t also deny the fact that I read children book. It can’t be helped, I can’t force myself to read Dan Brown’s book in English version. I’m doomed!!

Yaaaah, yang namanya usaha, sekonyol apapun, pasti akan ada hasilnya. Nah, jadi, tentukan juga target kalian di tahun 2014, dan semoga kita semua menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya. Begitu juga dengan Indonesia, menjadi negara yang lebih maju, sejahtera, adil, dan makmur.
*tiba-tiba teringan maul pancasila *mojok

Nb: Semoga juga diberi kemudahan di minggu ujian minggu depan, Amiiiin :3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s