Why don’t we do Crime ?

 

 

The_Purge_6_4_3_13

Why don’t we do a crime? Pertanyaan macam apa ini, tapi pernahkan pertanyaan ini terbesik di pikiran teman-teman? Untuk para penggemar film bertema thriller, horror, crime, dan sekawannya, mungkin pernah berpikir bagaimana rasanya melakukan hal-hal yang dilakukan para aktor dan aktris di film favorit kita. Contohnya, setelah nonton film “The Collector” dan film sekuelnya, I personally felt, I wanna be that girl who trapped by a psychopath and tried to get out from his house. Well, that would be awesome. Lol dan saat aku selesai nonton film detective , aku merasa, waaah, gimana ya rasanya nembak orang dengan pistol? Sebenarnya, aku pernah merasakan hal yang sama,disaat kepanikan, ketakutan, tapi menyenangkan sebenanya menjadi satu. Saat naik salah satu wahana extrem di taman bermain dan saat gunung berapi di kotaku meletus.😛

Kenapa tidak kriminal itu tidak boleh kita lakukan? Karena tindakan kriminal itu adalah tindakan yang merugikan banyak pihak baik diri kita sendiri, diri orang lain, dan umum. Kenapa hal-hal yang merugikan orang lain tidak boleh kita lakukan Toh, para kriminal melakukan tindakannya untuk kepuasan mereka sendiri, bukannya memikirkan apa yang akan diterima korban mereka. Setelah dipikir-pikir, bukan masalah boleh atau tidak, tapi dari kita sendiri. Kita mau melakukan tindak kriminal atau tidak. Tindak kriminal itu bukan suatu hal yang haram, justru penting. Karena dengan adanya tindak kriminal, pihak berwajib jadi punya kerjaan dong. iya nggak?

Berikut ini beberapa film yang aku tonton akhir-akhir ini, terkait tindakan kriminal yang terjadi di kehidupan nyata.

DISCONNECT (2012) 

QxuzI40D

 

Director: Henry Alex Rubin
Writer: Andrew Stern
Stars: Jason Bateman, Jonah Bobo, Haley Ramm

Sepasang suami istri yang masih bersedih sepeninggalan anak mereka, menjadi korban pembobolan tabungan rekining lewat chatting site dengan seorang penipu ulung. Seorang reporter yang ingin mengangkat berita tentang sex chat yang dilakukan anak dibawah umur, berkenalan dengan salah seorang anak muda pekerja seks tersebut. Masalahnya, berlalunya waktu, anak tersebut benar benar jatuh cinta dengan si reporter. Dua remaja iseng menjahili teman sekolahnya yang cupu lewat akun palsu facebook mengaku sebagai remaja perempuan cantik dan sexy yang tertarik pada anak cupu tersebut. Naun, aksi iseng berlebihan itu berakhir tragis, hingga salah satu dari mereka ingin lapor pada polisi.

sosial media bukan hal yang asing lagi saat ini. Hampir semua orang, dari anak SD hingga orang tua punya akun sosial media, entah itu facebook, twitter, atau lainnya. Bahkan sosial media sekarang bisa meningkatkan derajat sosial kita di masyarakat. Katakannlah, seseorang yang eksis di sosial media, di dunia nyatapun, akan banyak orang yang mengenalnya, meskipun tidak semua orang, paling tidak di lingkungannya, ia akan lebih dikenal atau menonjol. Well, tidak selamanya sosial media memberi efek yang baik. Contohnya dalam film ini, sebenarnya film ini hanya mengambarkan sedikit efek buruk yang merugikan masyarakat dari adanya sosial media. Kriminalitas memang sudah merajah hingga dunia maya, bahkan jauh sebelum ada sosial media. Dapat dikatakan, adanya sosial media menambah ruang lingkup seseorang untuk melakukan kriminalitas. Karenanya, kita harus selalu waspada dalam bermain sosial media, keselamatan kita tergantung dari kewaspadaan kita sendiri.

THE HIDDEN FACE (2011)

The Hidden Face (2011)

Director: Andrés Baiz
Writers: Andrés Baiz (screenplay), Arturo Infante (story)
Stars: Quim Gutiérrez, Martina García, María Soledad Rodríguez

Seorang pria mapan berprofesi sebagai konduktor orkestra baru saja diputuskan oleh pacarnya. Dan secara misterius, mantan pacarnya menghilang tanpa jejak. Beberapa minggu kemudian, ia bertemu dengan seorang wanita di sebuah bar. Mereka saling tertarik satu sama lain, dan akhirnya mulai berpacaran. Belum lama tinggal bersama, sang wanita merasa ada yang aneh di rumah pacarnya yang ternyata memiliki sebuah ruangan rahasia.

Film asli Spanyol dengan judul asli “La cara oculta” ini… just so so. I mean, I can’t even find the moral value without spoil rest of the story. Cukup bagus dengan story plot nya yang cukup mengejutkan di bagian tengahnya. Masalahnya… film ini sedikit vulgar. Well, I’m not gonna lie, because it’s about couples, there will be lots of kiss scene and “more” hehe. I’m still not used to watch half-nude scene, so……… -_- I was watching this by keep skipping some parts.😛

THE PURGE (2013)

folder

Director: James DeMonaco
Writer: James DeMonaco
Stars: Ethan Hawke, Lena Headey, Max Burkholder

“What would you do, if one day you’re being able to commit crime?”
Amerika di masa depan tahun 2022, dimana sistem pemerintahan diubah sedemikian rupa hingga kriminalitas hampir tidak terjadi. Sistem baru tersebut adalah diadakannya acara “pembersihan” selama 12 jam di malam hari. Dimana, semua orang diberi kebebasan melakukan kekerasan baik itu mencuri ataupun membunuh. Suatu malam “pembersihan”, sebuah keluarga kaya menjadi sasaran kriminalitas dari sekelompok remaja yang muak dengan sistem baru tersebut.

Menjawab pertanyaan diatas, maybe I would robber some banks, and use the money to make new identity and then living aboard as a new me. LoL. I can’t think about killing people. even sometimes I wonder how it feels. Who should I kill? who deserve to be killed? corruptors I guess, but just let the gov take care of them. LoL

Sama sekali tidak ada gunanya, memperbolehkan masyarakat melakukan tindakan kekerasan dengan dalil membersihkan seluruh kriminalitas di masyarakat. By killing people it means you definitely do a crime. Kriminalitas seharusnya ditegakkan oleh pihak berwajib, karena mereka punya kode etik, mereka punya peraturan, prusedur dan wewenang untuk menghentikan kriminalitas dengan berbagai cara dan masyarakat tidak punya hal itu.

Tiba-tiba keinget mosi “Spiderman behind bars” dimana, masyarakat diperbolehkan main hakim atas kriminalitas yang terjadi di dekat mereka dan bukan menyerahkannya pada pihak berwenang. Yah, bisa dibilang, film ini menceritakan apa yang terjadi jika hal tersebut menjadi kenyataan.

Pada akhirnya, kembali ke penilaian kita sendiri terhadap tindak kriminalitas. Apakah itu baik atau buruk? Apakah kita mau atau tidak menjadi salah satu oknum kriminal.😛

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s