Movie: Werewolf Boy (2012)

werewolf-boy

Genre: Fantasy, Romance

Director:  Sung-Hee Jo

Writer: Sung-Hee Jo

Stars: Park Bo Young, Song Joong Ki

Sun Ni sekeluarga tiba di rumah baru mereka di sebuah pedesaan yang tenang. Kesehatan Sun Ni yang kurang baik, menjadi alasan kepindahan mereka.  Sun Ni sendiri selalu menghabiskan waktunya di dalam rumah sendirian. Membuatnya menjadi pribadi yang sangat tertutup, bahkan terhadap Ibunya.  Belum lama setelah kepindahan mereka, tanpa sengaja Ibu Sun Ni dan Sun Ni menemukan anak liar (Song Joong Ki) bersembunyi di rumahnya. Akhirnya, Ibu Sun Ni memutuskan untuk merawatnya dan memberi nama Cheol Soo.

Awalnya Sun Ni sangat membenci Cheol Soo karena tingkahnya yang jauh dari perilaku manusia pada umumnya. Tapi kemudian, berbekal buku pelatihan anjing peliharaan, Sun Ni mulai melatih sikap Cheol Soo. Dan dimulailah keakraban mereka berdua yang berakhir dengan saling jatuh cinta. ♥

Sebuah kisah cinta yang poloooos sekali.. ^.^  Akting Song Joong Ki dan Park bo Young nggak perlu dipertanyakan lagi. Terutama Park Bo Young, aku suka banget akting nangis Bo Young, dari mulai di Speed Scandal dan Don’t click. Terlalu imuuuut~ -_-  Song joong Ki juga… membuat film ini menjadi sangat “tidak realistis”.. mau segembel apa pun kenapa dia tetep ganteng??! ♥

I cried a lot at the ending. No matter how often I watch. they can not be together but I least they can love each other. sebuah love quote mengatakan… “Love me, or just hate me but spare me with your indefference” yang kurang lebih maksudnya “Cintai aku, atau bencilah aku, tapi jangan acuhkan aku”. (aku tahu ini dari buku Sang Pemimpi, hehe)

Bagaimanapun sedihnya situasi di film-film percintaan menye, setidaknya dua sejoli itu masih bisa saling mencintai atau membenci. Kalau dipikir-pikir memang iya, sebenci-bencinya kita pada seseorang, kita pasti bakal terus memikirkan orang itu. Bahkan kita akan terus mengingat hal-hal kecil tentang orang itu dan menghujatnya abis-abisan. Betul nggak?

Dan kisah cinta yang paling menyedihkan adalah saat kita sama sekali diacuhkan oleh orang yang kita cintai. Makanya, mungkin sampai sekarang nggak banyak atau bahkan nggak ada film yang mengangkat tema seperti ini. KArena memang menyedihkan banget. Sampai-sampai nggak ada writters yang mau menulis kisah semenyedihkan itu. Nggak ada sutradara yang mau memfilmkan kisah setragis itu. Haha.. ngomong apa sih aku??

Intinya, werewolf boy ini menyajikan kisah cinta yang manis, untuk yang moodnya lagi berbunga-bunga atau sedang masuk sindrom hopeless romance, film ini jelas cocok untuk memperparah keadaan. hahaha😀😀

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s