Kenapa Pelajar Harus Tawuran ?

               Tawuran antar pelajar sedang jadi buah bibir yang masih hangat di kalangan masyarakat luas. Di sekolah pun sedang ribut-ributnya membicarakan tentang tawuran. Tawuran itu sendiri adalah, perkelahian beramai-ramai atau massal yang dilakukan sekelompok orang tertentu dengan motif yang tertentu pula. Rata-rata pelaku tawuran adalah mahasiswa dan pelajar SMA/SMP.

                Bahkan khusus di wilayah jabotabek saja, sudah 17 nyawa pelajar menjadi korban. Kasus pertama terjadi pada 19 April 2012 di Jalan Mataram, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, antar dua orang pelajar. Kemudian,  kasus kedua para 3 Mei 2012 di Bekasi yang menyebabkan seorang pelajar tewas, dan yang lain luka-luka. Tawuran kembali terjadi pada 29 Meri 2012 di Jakarta Selatan, disusul oleh kasus tawuran lainnya.

                Ternyata tidak hanya wilayah jabotabek tapi tawuran juga sering terjadi di wilayah tempat tinggalku. Sedihnya lagi, ternyata teman-teman sekolahku terlibat dalam sebuah kasus tawuran.  Pastinya kita akan sedih saat teman-teman kita terkena masalah yang cukup serius. Tapi, aku lebih sedih lagi karena nama baik sekolah tercoreng akibat kelakuan labil mereka. Tidak hanya mereka, semua siswa, guru, karyawan, orang tua siswa juga terkena imbasnya.

                Mendengar kasus tawuran dimana-mana, bahkan teman-temanku sendiri bertindak sebagai pelaku, aku semakin heran. Ada banyak banget pertanyaan-pertanyaan yang muncul di otakku. Karena memang, banyak sekali hal nggak logis dari tawuran itu sendiri.

                Pertama adalah motif tawuran. Apa sebenarnya motif para pelajar untuk menyerang pelajar lain yang mungkin mereka saja nggak kenal? Karena saling bermusuhan? Kenapa saling bermusuhan? Karena dari dulu sudah musuhan. GUBRAK! Contohnya SMA XYZ sudah lama bermusuhan dengan SMA ABC karena itu mereka tawuran. Pelajar yang tawuran pada saat itu, mungkin saja nggak tahu sejarah bagaimana kedua SMA tersebut bisa bermusuhan. Bahkan alumni-alumni mereka mungkin juga nggak tahu. Terus, kenapa masih tawuran kalau nggak ada masalah apa apa?

                Jawaban kedua dari pertanyaan diatas yang sering aku dengar adalah “karena SMA sebelah nantang kita. Karena cari gara-gara waktu blab la bla… karena mereka pernah ngejek kita, ya nggak terimalah kita..”  kata seorang teman. GUBRAK!

                Kedua, kalaupun para pelajar itu mau tawuran, kenapa harus tetap menggunakan atribut sekolah (masih pakai seragam sekolah)? Bukankah itu artinya mereka chicken ? Mereka memakai seragam alasannya sebagai identitas. Tapi menurutku malah sebagai tameng pelindung dan senjata makan tuan. Kenapa? Bayangkan, mereka sudah berkelahi sampai babak belur, kalau mereka jadi korban, mereka akan lapor pihak sekolah mereka dan sekolah lawan atas tindak kekerasan yang mereka alami. Kalau mereka menjadi tersangka, mereka akan lari ke sekolah untuk minta perlindungan saat ada pihak berwajib yang datang. Apa itu namanya bukan chicken? Berani bertindak artinya berani tanggung jawab, dan menanggung semua resiko.

                Ketiga, kebanyakan dari mereka akan merasa bangga dan senang setelah menang tawuran. Kenapa mereka bisa begitu bangga? Padahal, setelahnya, mereka akan dapat banyak masalah dari sekolah, orang tua, sekolah lawan, bahkan skenario terburuk, hingga pihak berwajib. Banyak dari mereka tidak pikir panjang sebelum bertindak. Mereka tidak memikirkan dampak perbuatan mereka dalam jangka panjang. Contohnya, mereka bisa di keluarkan disekolah dengan cara tidak hormat, susah mencari sekolah baru karena tidak mendapat surat berkelakuan baik, penyesalan yang tak berujung karena  melukai bahkan membunuh orang, di penjara, dan lainnya.

                Meski begitu, adanya kejadian tawuran ini dapat menjadi pembelajaran untuk kita semua. Jangan sampai kita pernah ikut serta dalam tawuran. Pikirkan dampak buruknya, yang pastinya akan berimbas pada masa depan kita. Ajak teman-teman kita untuk jauh-jauh dari tawuran dan terus waspada. Jangan sampai teman , kerabat, atau diri kita sendiri yang menjadi korban.🙂

Berani bertindak artinya berani tanggung jawab, dan menanggung semua resiko.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s